Dalam surat Al-Kahfi ayat 25 dituliskan : "dan mereka berada dalam gua mereka selama tiga ratus tahun lebih sembilan." Kata "lebih sembilan" artinya adalah sembiln tahun. Jika dihitung dengan seksama, 300 tahun dalam kalender Masehi sama dengan 309 tahun dalam kalender Hijiyah. Dikarenakan hari dalam kalender Masehi lebih banyak, selisihnya rata-rata 11 hari setahun
Kamis, 19 September 2013
Selasa, 17 September 2013
Menghitung hari dalam Alquran
Kata hari (al-yaum, yaum atau yauman) dalam Alquran terulang penyebutannya sebanyak 365 kali. Kita tahu bahwasannya satu tahun dalam kalender Masehi terdiri dari 365 hari, kecualu tahun kabisat saja. Hal ini pasti bukanlah sebuah kebetulan karena sangatah sulit bagi manusia untuk melakukannya.
Menghitung bulan dalam Alquran
Kata bulan (asy-syahru, syahrun, syahron) dalam Alquran terulang penyebutannya sebanyak 12 kali. Dan kita telah mengetahui hahwa dalam satu tahun terdiri dari 12 bulan. Tentu saja ini merupakan jumlah bilangan yang menjadi bukti bahwa Alquran itu memang berasal dari Allah SWT
Serunya bermain angka
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berjumpa dengan penggunaan angka dan bilangan. Bahkan sejak mulai belajar bicara, kita diajarkan mengucapkan sati, dua, tiga selain abjad. Selanjutnya, kita pun mulai belajar berhitung seperti 1+1=2. Ternyata, segala hal yang melibatkan angka dan bilangan pasti akan melibatkan proses berhitung, mulai perhitungan sederhana hingga yang rumit.
Berhitung itu sangat mudah dan merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian menjadi dasar dari ilmi hitung atau aritmetika yang merupakan bagin dari matematika. Belajar matematika dan sains mengajarkan cara berpikir yang baik, logis, terstruktur dan melatih daya nalar kita.
Bahkan Alquran mengajak kita untuk belajar berhitung. Alqutan diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW dalam masa 22 tahun 2 buln 22 hari. Setiap ayat2 yang diturunkan, Nabi menyuruh para sahabat untuk menghafal dan menulisnya di batu, kulit binatang, pelepah tamar dan apa saja yang dapat dipakai untuk menulis
Senin, 16 September 2013
Bukti kebenaran Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW tidak bisa membaca dan menulis. Surah Alquran yang turun kepadanya segera dihapal. Namun Nabi Muhammad SAW dapat mengingat setiap ayat Alquran, termasuk menceritakan sejarah umat terdahulu yang diberitakan dalam Alquran. Hal ini menjadi bukti bahwa Alquran benar-benar berasal dari Allah SWT
Kisah berbeda dengan dongeng
Alquran berisi kisah, bukan dongeng. Semua berita tentang umat terdahulu yang disampaikan Alquran adalah benar. Berbeda dengan dongeng yang berisi cerita rekaan atau karangan saja. Pada waktu itu masyarakat Jahiliyah menganggap bahwa kisah Alquran adalah dongeng untuk melemahkan kandungan Alquran